Rabu, 23 Februari 2011

Teori Matematika Berhubungan Dengan Psikologi


Teori Matematika Berhubungan Dengan Psikologi

Kata matematika berasal dari kata “mathema” dalam bahasa Yunani yang diartikan sebagai “sains, ilmu pengetahuan atau belajar.” Disiplin utama dalam matematika di dasarkan pada kebutuhan perhitungan dalam perdagangan, pengukuran tanah, dan memprediksi peristiwa dalam astronomi. Ketiga kebutuhan ini secara umum berkaitan dengan ketiga pembagian umum bidang matematika yaitu studi tentang struktur, ruang, dan perubahan.
Pelajaran tentang struktur yang sangat umum dimulai dalam bilangan natural dan bilangan bulat, serta operasi aritmatikanya, yang semuanya dijabarkan dalam aljabar dasar. Sifat bilangan bulat yang lebih mendalam dipelajari dalam teori bilangan. Ilmu tentang ruang berawal dari geometri. Dan pengertian dari perubahan pada kuantitas yang dapat dihitung adalah suatu hal yang biasa dalam ilmu alam dan kalkulus.
Dan disini saya ingin memberitahukan dalam kita menganalisis Pengaruh Orang Tua Dengan Hasil Belajar Siswa kita membutuhkan grafik, dan pada dasarnya dalam bidang apapun kita membutuhkan Matematika. Dari kita bangun sampai tidur, dimana-mana apa yang kita lakukan berhubungan dengan angka,walaupun pada dasarnya matematika tidak selalu didominasi dengan angka.
Dibawah ini uji coba yang saya buat dalam penulisan blog tentang teori Matematika yang berhubungan atau diaplikasikan ke psikologi.

DATA NAMA DAN NILAI HASIL UJI COBA SISWA IX IPS 2
PENGARUH ORANG TUA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA
DI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 41

Nama Siswa
Nilai Uji Coba
Irnawati
85
Lamria Raya
85
Bani Sari
80
Dewi
80
Dwi Ayu
80
Selvi Jelita
80
Shelina P
80
Ade Sugiarti
80
Pramitha
70
Rini Agustin
70
Wulandari
70
Nila Purwati
65
Rokhim
65
Vani A
65

Grafik Nilai Hasil Uji Coba
Pengaruh Orang Tua Terhadap Hasil Belajar Siswa

Dengan adanya tabel nilai dan grafik diatas kami menemukan bahwa dari siswa yang intelegensinya tinggi mendapatkan nilai yang bagus dan ada yang standar. Namun, ada juga siswa yang intelegensinya standar mendapatkan nilai yang cukup bagus, sedangkan yang berintelegensi rendah mendapat nilai yang standar. Dari tabel diatas menunjukan bahwa siswa-siswi XI IPS ! mempunyai kreadibilitas yang cukup tinggi dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan yang telah kami uji cobakan.
Berdasarkan data diatas kesimpulan yang perlu dikemukakan sehubung dengan hasil penelitian ini sebagai berikut :
1.   Orang tua, harus selalu memperhatikan perkembangan anaknya dalam belajar.
2.   Guru harus bisa menjadi ibu disekolah dan bisa memaklumi siswa yang daya tangkapnya lemah.
3.   Interaksi sosial dan sikap kekeluargaanya harus terus terjalin antara guru, orang tua, dan siswa.
4.   Siswa juga diharapkan bisa bergaul dengan teman yang baik sehingga kita bisa berkembang kearah yang positif.


Daftar Pustaka

Jumat, 26 November 2010

Manusia dan Keadilan (IBD Softskill)

MANUSIA DAN KEADILAN

Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), Manusia adalah mahluk ciptaan Tuhan / Allah yang tertinggi derajatnya, yang mempunyai akaluntuk berpikir dan memiliki bahasa sebagai alat komunuikasi antarsesama.Sedangkan adil adalah tidak berat sebelah, jujur, tidak berpihak, sama rata dan keadilan itu sendiri adalah kejujuran, kelurusan, keikhlasan yang tidak berat sebelah.

Tetapi keadilan juga tidak diartikan sama rata, karena sesuatu dikatakan adil apabila sama rata dalam konteks sesuai kebutuhan. Seperti kita ambilcontoh seperti ini: ada kasus sebuah keluarga dengan memiliki anak berjumlah 3 orang, anak pertama sudah kuliah semester 1, anak kedua sudah SMA kelas 1, anak ketiga masih SMP kelas 1, apakah orang tua tersebut bisa dikatakan adil jika memberikan uang jajan perbulan kepada 3 anak itu sama yaitu Rp Rp. 300.00,- / anak bukankah itu adil karena setiap anak mempunyai uang jajan yang sama rata dan sama banyak.

Tetapi kenyataannya itu justru malah tidak adil kenapa? Karena tingkat kebutuhan anak itu berbeda-beda. Orang tua itu dapat dikatakan adil apabila anak pertama yang sudah kuliah semester 1 diberi uang jajan Rp. 500.000,- anak kedua yang sudah SMA kelas 1 diberi uang jajan Rp. 350.000,- sedangkan anak ketiga masih SMP kelas 1 diberi uang jajan Rp. 250.000,-. Itu baru bisa dikatakan adil walaupun orang tua ini tidak sama rata memberikan uang jajan kepada ketiga anaknya, tetapi tetap ini bisa dikatakan adil karena orang tua ini sudah memberikan uang jajan sesuai tingkat kebutuhannya. Karena dilihat dari umur, dan tingkat aktivitas yang masing-masing 3 anak itu jalankan atau lakukan.

Manusia dan Penderitaan (IBD Softskill)


Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), Manusia adalah mahluk ciptaan Tuhan / Allah yang tertinggi derajatnya, yang mempunyai akal untuk berpikir dan memiliki bahasa sebagai alat komunuikasi antar sesama. Sedangkan Derita adalah kesengsaraan atau kesusahan dan Penderitaan adalah penanggungan hal yang membuat  orang menderita sedangkan menderita adalah menanggung sesuatu yang tidak menyenangkan dan membuat kita sengsara.

Penderitaan dan siksaan jelas berbeda, Siksaan adalah derita dimana kita dianiaya oleh seorang manusia yang membuat kita tidak sakit secara fisik saja tetapi karena kita disiksa maka muncul penderitaan, penderitaan juga sakit tetapi sakitnya lain itu tidak bisa kelihatan atau kita bisa bisa bilang bersifat laten yaitu tidak bisa dilihat tetapi bisa dirasakan karena yang sakit batin. Jiwa yang sakit karena kita menderita itu susah sembuh kalau kita tidak ingin berjuang untuk sembuh sedangkan siksaan itu akan sembuh setelah diobati oleh obat-obatan karena disitu fisik kita yang sakit.

Manusia pasti mempunyai penderitaan, tinggal kita yang melihat apakah itu penderitaan yang besar atau kecil. Contohnya seorang anak dari keluarga kaya, tiba-tiba pembantu dirumahnya menyiapkan makan siang ayam goring, sayur capcai, udang goring tepung, lengkap dengan buah-buahannya dan aneka minum dari jus sampai air putih tetapi dia tidak ingin makan karena tidak ada cumi goring tepung yang sudah ia pesan tadin pagi dan bagi anak dari keluarga kaya itu adalah sebuah penderitaan karena ia bilang kalau tidak ada cumi goring tepung dia tidak ingin makan, dan apa yang terjadi kalau ia tidak makan, maka ia akan sakit, kalau dia sakit lalu apalagi yang terjadi dia akan tersiksa, lalu mulailah dia menderita karena seharusnya dia makan walaupun tidak ada apa yang ingin dia makan.

Sedangkan anak dari keluarga miskin, yang melihat masalah itu adalah bukaan penderitaan, karena baginya itu hanyalah persoalan yang sepele. Bagi dia penderitaan adalah harus makan apa hari ini, jangankan memikirkan untuk hari esok karena hari ini saja dia sudah bingung ingin makan apa. Bukan karena anak keluarga miskin itu sombong sehingga dia bingung ingin makan apa? Karena yang sebenarnya yang dia bingung apa yang harus dimakan sedangkan nasi saja tidak ada apalagi lauknya dan baginya itulah yang dinamakan penderitaan.

Sesuatu bisa dibilang sebagai penderitaan, tetapi bagaimana kita seharusnya menyikapi penderitaan itu. Hal-hal yang sepele yang sebenarnya bukanlah penderitaan jangan kita jadikan penderita karena diluarsana masih banya yang lebih menderita daripa kita.

MANUSIA DAN TANGGUNG JAWAB (IBD Softskill)


MANUSIA DAN TANGGUNG JAWAB

Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), Manusia adalah mahluk ciptaan Tuhan / Allah yang tertinggi derajatnya, yang mempunyai akal untuk berpikir dan memiliki bahasa sebagai alat komunuikasi antar sesama. Sedangkan tanggung jawab adalah seseorang yang memikul atau mengambil resiko baik buruknya suatu pekerjaan yang orang itu lakukan sendiri.
Seseorang bisa dikatakan bertanggung jawab apabila ia berani mempertanggung jawabkan apa yang sudah ia perbuat. Banyak remaja sekarang yang berani mengambil resiko, tetapi kadang para remaja yang labil suka lupa jika kita sudah berani mengambil resiko berarti kita juga harus berani mempertanggung jawabkan apa yang sudah kita lakukan.
Ada dua kasus, yang pertama adalah kasus remaja yang sudah bisa mengatur mind sheet (Pola Pikir) dengan baik da nada juga remaja yang bisa kita bilang masih labil. Contohnya disalah satu keluarga ada anak kembar kita bisa bilang iya bernama Cesyi dan Cesya walaupun  mereka kembar tetapi dalam cara berfikir mereka berbeda.
Contohnya Cesya yang sudah bisa mengatur mind sheet (Pola Pikir) dia berani mengambil resiko mengikuti perlombaan cedas cermat se ibu kota, dan dia mempertanggung jawabkanya dengan belajar sungguh-sunguh agar hasilnya memuaskan. Tetapi apabila dia kalah itu akan dijadikannya sebuah ilmu dari ketidakberhasilannya agar kelak tahun depan ia bisa lebih baik lagi.
Sedangkan Cesyi yang notabennya masih labil dia mengambil resiko bolos dari sekolah, karena pada hari itu dia ulangan dan dia belum sempat belajar. Dan pada akhirnya keesokan harinya dia harus bertanggung jawab atas apa yang telah dia lakukan dengan cara dia di skorsing 2 hari agar dia bisa belajar tanggung jawab dalam menghadapi apapun meskipun dia belum siap. Dan bukannya malah melarikan diri untuk menghindari tanggung jawabnya sebagai pelajar di sebuah sekolah.

Manusia dan Pandangan Hidup (IBD Softskill)

 MANUSI DAN PANDANGAN HIDUP

Manusia adalah mahluk ciptaan Tuhan / Allah yang tertinggi derajatnya, yang mempunyai akal untuk berpikir dan memiliki bahasa sebagai alat komunuikasi antar sesama. Pandangan adalah penglihatan apa yang dipandang oleh apa yang dilihat mata dan pendapat apa yang dipikirkan, sedangkan hidup adalah suatu mahluk hidup yang bisa bernafas itulah hidup.

Jadi menurut saya pandangan hidup adalah  penglihatan mata atau pendapat pikiran seseorang tentang hidup atau kehidupan. Seorang manusia berfikir akan kehidupan yang dijalaninya, kadang pandangan hidup kedepan bisa membut kita berhasil atau setidaknya kita sudah mempunyai planning kedepan apa yang harus dilakukan. Jangan sampai kita tidak punya tujuan hidup, dengan kita mempunyai pandangan hidup yang luas kita jadi bisa lenih memaknai apa arti hidup ini sebenarnya.

Pandangan hidup manusia bisa negative dan positive, misalnya pandangan hidup manusia yang melihat dan berfikir untuk masa depan yang lebih baik, jika kita berpandangan yang negative apa yang kita fikirkan pasti negative dan sebaliknya.

Banyak orang tidak atau sebagian orang tidak tahu, sebenarnya mereka bukan tidak tahu tetapi lebih tepatnya tidak ingin mengetahuinya. Orang selalu mengatakan pandangan hidup saya begini dan akan kesini, tetapi banyak orang hanya bisa mengucapkan. Sedangkan untuk merealisasikannya sulit. Menurut saya, bukannya sulit hanya kadang ucapan tidak sesuai dengan tindakannya saja karena masih ragu atau bimbang.

Lainhalnya dengan manusia yang memang mempunyai pandangan hidup tidak hanya sekedar dipikirkan, tetapi mereka manusia yang mempunyai pandangan hidup  akan berfikir bagaimana pandangan hidup itu dijadikan tujuan atau acuan agar kehidupan lebih terarah karena sudah ada pandangan hidup yang direalisasikan.

Kamis, 21 Oktober 2010

Ilmu Budaya Dasar (Softskill)

HUBUNGAN 
ILMU KEBUDAYAAN DENGAN KESUSASTRAAN

Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia): Ilmu adalah pengetahuan tentang suatu bidang yang disusun secara sistematis. Kebudayaan adalah segala sesuatu yang dilakukan oleh manusia sebagai hasil pemikiran dan akal budinya. Sastra adalah bahasa berseni yang muluk-muluk, susunan kata yang menarik, yang menggugah rasa keindahan dan rasa haru. Sedangkan Kesusastraan adalah segala hal yang bersangkut paut dengan karya sastra

Hubungan ilmu kebudayaan dengan kesusastraan adalah satra sebagai salah satu bentuk komunikasi manusia.Sastra sangat dipengaruhi oleh dinamika yang terjadi karena budaya. Dengan kata lain, budaya yang ada di sekeliling kesusastraan tersebut akan  berpengaruh dalam menentukan face (Wajah) dari Kesusastraan itu sendiri.

Dalam konsep kebudayaan dapat dimaknai sebagai  suatu fenomena , sehingga makna kebudayaan lebih banyak dicermati sebagai keseluruhan sebuah sistem gagasan atau ide suatu tindakan dan hasil karya manusia dalam rangka bersosialisasi dalam hidup bermasyarakat. Karenanya tingkah laku manusia sebagai bagian dari masyarakat akan berhubungan oleh kebudayaan yang terlihat wujudnya dalam berbagai bentuk nyata yang berfungsi sebagai alat kontrol bagi tingkah laku manusia.

Hubungan kesusastraan dan kebudayaan. Ada yang mengatakan sastra itu merupakan bagian dari kebudayaan, tetapi ada pula yang mengatakan bahwa sastra dan kebudayaan merupakan dua hal yang berbeda, namun mempunyai hubungan yang sangat berkaitan, sehingga tidak dapat dipisahkan. Ada yang mengatakan bahwa sastra sangat dipengaruhi kebudayaan, sehingga segala hal yang ada dalam kebudayaan akan tercermin di dalam sastra. Sebaliknya, ada juga yang mengatakan bahwa sastra sangat dipengaruhi kebudayaan dan cara berpikir manusia.

Dengan demikian hubungan kesustraan dan kebudayaan seperti sesuatu yang berkaitan dan berhubungan, dua fenomena antara sastra dan budaya sangat erat sekali bagaikan dua sisi mata uang yang berbeda gambar tetapi tetap dalam satu tempat yang bila salah satunya tidak ada maka uang tersebut tidak akan bermanfaat, karena sisi yang satu sebagai sistem kesastraan dan sisi yang lain sebagai sistem kebudayaan yang pada dasarnya saling menigisi dalam satu tempat.

Ilmu Budaya Dasar (Softskill)

Manusia Dan Cinta Kasih

Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), Manusia adalah mahluk ciptaan Tuhan / Allah yang tertinggi derajatnya, yang mempunyai akal untuk berpikir dan memiliki bahasa sebagai alat komunuikasi antar sesama. Kata Cinta artinya kasih sayang yang besar sekali dan keinginan untuk memilikinya. Kata Kasih artinya perasaan cinta dan sayang.

Sedangkan Cinta Kasih artinya kasih sayang. Dengan demikian arti cinta dan kasih hampir bersamaan, sehingga kata kasih memperkuat rasa cinta. Karena itu cinta kasih dapat diartikan sebagai perasaan suka atau sayang kepada seseorang atau memeberikan rasa belas kasih kepada seseorang juga.

Walaupun cinta kasih mengandung arti  yang hampir sama, namun terdapat perbedaan juga antara keduanya. Cinta lebih mengandung pengertian mendalamnya perasaan apa yang dirasakan, sedangkan kasih lebih kepada pada kata lain yang juga bersumber dari cinta yang mendalam dan kasih dapat diwujudkan secara nyata.

Cinta memegang peranan yang penting dalam kehidupan manusia, sebab cinta merupakan dasar dalam kehidupan manusia dalam melakukan  suatu hubungan yang erat antar karena, cinta mengikat hati manusia yang satu dengan yang lainnya.

Manusia dan Cinta kasih adalah serangkaian bentuk yang berhubungan. Karena manusia memiliki perasaan dan dari perasaan itu muncul cinta, baik cinta yang menyedihkan maupun cinta yang membahagiakan. Banyak orang salah menafsirkan arti cinta karena cinta tersirat bukan tersurat. Maka dari itu, manusia suka salah dalam arti cinta.

Cinta adalah lima huruf yang memiliki seribu makana, karena bukan manusia yang memilih cinta. Tetapi cintalah yang memilih manusia dan jika manusia yang memilih cinta maka cinta akan datang saat manusia itu sendiri sedang bahagia. Tetapi fakta membuktikan tak jarang kita jumpai, cinta datang karena cinta ada saat tetesan air mata menetes. Maka, itulah yang dinamakan cinta yang memilih manusia bukan manusia yang memilih cinta.