Rabu, 16 November 2011

Puisi "Pantaskah Dirimu"

^_Pantaskah Dirimu_^

Kau selalu buat diriku bahagia
Kau selalu buat diriku senang
Kau selalu buat diriku tertawa
Kau selalu buat diriku nyaman

Tapi mengapa detik ini juga
Kau buat diriku menangis karena kehilanganmu
Tapi mengapa menit ini juga
Kau buat diriku teriksa karena kau tinggalkanku
Tapi mengapa dijam ini juga
Kau buat diriku terluka karena kau jauh dariku
Tapi mengapa dihari ini juga
Kau buat diriku tampak bodoh di hadapanmu

Kau tau mengapa……..?
Karena kau menghilang
Karena kau meninggalkanku
Karena kau menjauh pergi

Dan aku bodoh karena
Aku menangisi kamu
Dan aku bodoh karena
Aku merindukan kamu

Tapi hari ini,menit ini,detik ini
Aku sadar tak pantas diriku
Menangisi & meridukan kamu
Karena masih banyak orang yang
Berharap akan mendapatkan cintaku

Puisi Cahaya Terang

"...CaHaYa TeRaNg..."

Gurun pasir begitu gersang tapi lebih gersang hatiku
Hujan begitu deras tapi lebih deras air mataku
Malam begitu gelap bila tak ada bulan & bintang
Hariku begitu gelap bila tak ada kamu didekatku

Aku tak pernah mengerti dan aku tak mau mengerti
Mengapa kamu pergi bersamannya & tinggalkan aku
Kadang aku mencoba berfikir dengan otakku
Tapi begitu sulit aku menemukan jawabannya

Aku hanya diam membisu dangan sejuta tanya
Aku hanya bisa menangis dengan segala sesal
Aku hanya bisa tertawa dengan kenangan kita
Aku hanya bisa senang dengan senyum dibibirmu

Tapi aku yakin dengan seiringnya waktu berjalan
Tak akan terlintas dalam ingatanku tentang kamu
Tapi tak aku pungkiri kamu akan selalu jadi cahaya
Terang yang akan terus menerangi hatiku yang gelap

Jumat, 21 Oktober 2011

Image Yang Ingin Ditampilkan Melalui Jejaring Sosial Facebook

Menurut Dinny Image Yang Ingin Ditampilkan Melalui Jejaring Sosial Facebook


Dari info yang dia tulis difacebook : sepertinya dia anang yang sangat menyangi ibunya, klasik memang karena semua saying dengan ibunya. Tetapi disini dia ingin menjadi orang yang ekspresif, berani memunculkan sikap rasa sayangnya kepada ibunya.. tetapi  disini saya juga mendapat kesan dia selalu ekspresif kepada semua orang dari status-status yang dibuatnya. Dia juga menampilkan bahwa tidak hanya ingin mencari teman cowok tetapi juga teman cewek. Image yang ditampilkan selain dia orang yang ekspresif dia juga tidak membeda-bedakan dalam menjalin jejaring social dengan cewek maupun cowok.


Kalau dari status yang dibuatnya : dia itu nenampilkan image yang sosok seorang yang tegar dan kuat,, tetapi belakangan dia  disini menampilkan keplin-planannya mengenai ketidak kuatan dan ketegarannya dirinya melalui kegalauan-kegalauan. Suka dengan seseorang memanglah tidak mudah karena kita disini tidak bisa mengatur orang itu untuk suka juga sama kita, jadi dia juga menampilkan sosok yang sepertinya nggak butuh, padahal belakangan dia menulis cintaku bertepuk sebelah tangan. Makin menunjukan ketidak konsisten sikapnya. Tetapi semakin berjalannya waktu dia gampang melupakan sukaannya dengan menjadikannya benci, karena distatus berikutnya dia mulai menyatakan nggak sukanya. Statusnya “kangen bantal+guling tetapi harus tetap bekerja” tanda dia orang yang bertanggung jawab walaupun lelah.

Sekian pemikiran yang saya sampaikan, kurang lebihnya mohon maaf bila ada kata-kata yang menyinggung. Wassalam..

Sabtu, 01 Oktober 2011

Tulisan Internet (Psi. Teknologi Dan Internet)

INTERNET

Membicarakan internet mari kita mulai dengan apa sih yang dimaksud dengan internet? Kalau menurut saya, internet adalah sebuah jaringan pada computer yang tak terbatas, kenapa? Karena dengan internet bukan hanya sebagai tempat ajang bergaul mencari teman tetapi disini kita juga bisa mendapatkan ilmu pengetahuan atau berita, bukan hanya dari negeri Indonesian melainkan seluruh dunia.
Lebih lengkapnya lagi kita akan lebih memperdalam artikel ini dengan pertanyaan apa sih kegunaan internet? Kalau menurut saya, kegunaan internet itu sangat banyak sekali seperti : mencari ilmu pengetahuan atau pusat informasi terluas dan tidak terbatas karena internet itu bisa dibilang jendelanya dunia dimana kita dipermudah dalam mencari ilmu tentang pendidikan, kesehatan, teknologi, dll. Lalu mengirim surat dipermudah dengan layanan E-Mail ( Elektronik Mail ) atau surat elektronik yang dengan kita klik send maka dengan seketika surat itu akan sampai kepada alamat e-mail yang kita tujukan.
Internet juga berguna untuk bergabung dalam komunitas yang kita suka, seperti misalkan kita mempunyai hobi menulis dengan internet kita bisa menumukan atau berkumpul dengan orang-orang yang suka menulis. Lalu dengan internet kita bisa chatting dengan YM (yahoo Messenger) dimana kita bisa kirim-kiriman pesan secara cepat bisa dibilang caranya seperti sms pada handpone. Lalu dengan internet kita juga bisa membuat blog, dengan blog kita bisa menyalurkan hobi menulis kita atau sebagai ajang mengeluarkan uneg-uneg.
Dengan internet kita juga bisa menikmati layanan seperti facebook ataupun twitter, dengan facebook kita bisa mencari teman-teman kita dengan hanya search : nama orang yang dituju. Karena dengan adanya internet maka banyak bermunculan jejaring social yang memudahkan kita bergaul baik didalam negeri maupun luar negeri. Dengan internet juga bisa mempermudah bisnis sebagai alat komunikasi yang praktis terhadap pihak penjual maupun pembeli dalam perkenalan atau pembelian produk. Games online. Dan masih banyak lagi keguaan internet lainnya.
Sebagai penutup tulisan ini mari kita akhiri dengan, kedepannya internet ingin seperti apa? Kalau menurut saya, saya ingin internet yang pasti kedepannya lebih canggih dalam artian akan lebih banyak lagi layanan-layanan yang akan tersedia pada internet. Dan dalam tampilan lebih menarik dan akan terus berkembang tidak berhenti begini saja. Siapa tahu dengan internet kita tidak hanya bisa berkomunikasi dengan suara dari planet lain melainkan juga bisa bertatap muka dengan mahluk lain diluar planet bumi ini. nobody knows!

Rabu, 13 April 2011

Pengaruh Telavisi Terhadap Perubahan Sikap

TELEVISI

Sejarah Awal Televisi Dilihat Dari Tahap Tahun Ke Tahun
• 1884 – Paul Nipkov, Ilmuwan Jerman, berhasil mengirim gambar elektronik menggunakan kepingan logam yang disebut teleskop elektrik dengan resolusi 18 garis.
• 1888 – Freidrich Reinitzeer, ahli botani Austria, menemukan cairan kristal (liquid crystals), yang kelak menjadi bahan baku pembuatan LCD. Namun LCD baru dikembangkan sebagai layar 60 tahun kemudian.
• 1897 – Tabung Sinar Katoda (CRT) pertama diciptakan ilmuwan Jerman, Karl Ferdinand Braun. Ia membuat CRT dengan layar berpendar bila terkena sinar. Inilah yang menjadi dassar televisi layar tabung.
• 1900 – Istilah Televisi pertama kali dikemukakan Constatin Perskyl dari Rusia pada acara International Congress of Electricity yang pertama dalam Pameran Teknologi Dunia di Paris.
• 1907 – Campbell Swinton dan Boris Rosing dalam percobaan terpisah menggunakan sinar katoda untuk mengirim gambar.
• 1927 – Philo T Farnsworth ilmuwan asal Utah, Amerika Serikat mengembangkan televisi modern pertama saat berusia 21 tahun. Gagasannya tentang image dissector tube menjadi dasar kerja televisi.
• 1929 – Vladimir Zworykin dari Rusia menyempurnakan tabung katoda yang dinamakan kinescope. Temuannya mengembangkan teknologi yang dimiliki CRT.
• 1940 – Peter Goldmark menciptakan televisi warna dengan resolusi mencapai 343 garis.
• 1958 – Sebuah karya tulis ilmiah pertama tentang LCD sebagai tampilan dikemukakan Dr. Glenn Brown.
• 1964 – Prototipe sel tunggal display Televisi Plasma pertamakali diciptakan Donald Bitzer dan Gene Slottow. Langkah ini dilanjutkan Larry Weber.
• 1967 – James Fergason menemukan teknik twisted nematic, layar LCD yang lebih praktis.
• 1968 – Layar LCD pertama kali diperkenalkan lembaga RCA yang dipimpin George Heilmeier.
• 1975 – Larry Weber dari Universitas Illionis mulai merancang layar plasma berwarna.
• 1979 – Para Ilmuwan dari perusahaan Kodak berhasil menciptakan tampilan jenis baru organic light emitting diode (OLED). Sejak itu, mereka terus mengembangkan jenis televisi OLED. Sementara itu, Walter Spear dan Peter Le Comber membuat display warna LCD dari bahan thin film transfer yang ringan.
• 1981 – Stasiun televisi Jepang, NHK, mendemonstrasikan teknologi HDTV dengan resolusi mencapai 1.125 garis.
• 1987 – Kodak mematenkan temuan OLED sebagai peralatan display pertama kali.
• 1995 – Setelah puluhan tahun melakukan penelitian, akhirnya proyek layar plasma Larry Weber selesai. Ia berhasil menciptakan layar plasma yang lebih stabil dan cemerlang. Larry Weber kemudian megadakan riset dengan investasi senilai 26 juta dolar Amerika Serikat dari perusahaan Matsushita.
• dekade 2000- Masing masing jenis teknologi layar semakin disempurnakan. Baik LCD, Plasma maupun CRT terus mengeluarkan produk terakhir yang lebih sempurna dari sebelumnya. Memang benar banyak sebagian orang mengatakan kalau gambar yang dihasilkan TV LCD dan Plasma memiliki resolusi yang lebih tinggi. Tetapi kekurangannya adalah masa atau umur TV tersebut tidak dapat berumur panjang jika kita memakainya terus-menerus jika kalau dibandingkan dengan TV CRT atau yang di kenal sebagai Tivi biasa yang kebanyakkan orang pakai pada umumnya

Manfaat Dari Televisi
• Memperluas wawasan pengetahuan kita karena Televisi ibarat “jendela dunia” di mana kita dapat menengok “segala sesuatu di luar sana” dengan hanya menonton televisi saja.
• Memperkaya pengalaman hidup. Televisi telah memungkinkan kita untuk mengalami berbagai hal tanpa harus merasakannya sendiri. Kita tahu tempat-tempat lain tanpa harus mengunjunginya.
• Memberikan banyak informasi baik tentang sebuah produk yang ada di TV atau bisa disebut iklan.
• Sebagai tempat menyalurkan bakat baik dibidang ilmu pengetahuan maupun kreatifitas.
• Menyediakan sarana hiburan “murah dan meriah” untuk membunuh kejenuhan dan kebosanan kita.
Kerugian Dari Televisi
• Menyita banyak waktu. Rata-rata orang-orang Indonesia menonton TV suka lupa jika sudah nonton TV. Khususnya para ibu rumah tanggal yang sudah ketagihan nonton sinetron.
• Mengurangi daya pikir logis, Karena kebanyakan dalam TV iklan-iklannya hanya sebatas imajinasi. Karena tidak mungkin dengan memakai suatu Merek Deterjen baju yang sudah kusam (tidak seputih dulu) bisa seperti baru, dan masih banyak lagi.
• Peniruan perbuatan kekerasan, anti-sosial dan percabulan, dan lain-lain. Yang terjadi karena menonton televisi.
• Orang lebih menilai penampilan daripada isinya. Karena diTV lebih memfokuskan mempromisikan penampilan dari suatu produk daripada isinya. Itulah sebabnya model-model iklan umumnya dipilih yang cantik dan bertubuh bagus atau sebuah produk dikemas dengan sensasi yang berlebih.
• Jika menonton TV terlalu lama atau dilakukan dengan intensive akan mengakibatkan mata rusak karena radiasi sinar TV.

Sifat Televisi Yang Mempengaruhi Perubahan Manusia
• Karena televisi salah satu sumber wawasan bagi manusia, maka dari itu, jika manusia bisa memilih program yang berwawasan dan intelek. Maka dengan sendirinya dapat merubah manusia yang tidak berwawasan menjadi manusia yang berwawasan serta mempunyai intelektual yang tinggi.
• Televis juga tempat ajang menyalurkan minat dan bakat. Maka dengan manusia bisa ikut berpartisipasi dalam program acara di TV, maka bisa merubah manusia yang sukses karena minat dan bakat yang dimiliki dari setiap manusia.
• Karena diTV juga banyak film kekerasan, maka bagi manusia yang pada dasarnya meniru. Maka yang terjadi adalah banyak manusia yang terpengaruh melakukan hal-hal yang kurang make sense (masuk diakal). Maka dari itu perlunya pengawasan dari orangtua.
• Karena TV juga ternyata mempengaruhiperubahan tingkah laku pada anak-anak diatas 3 th banyak ditemukan meninggal karena kecelakaan. Seperti kasus anak yang jatuh dari apartement, ternyata temannya bilang dia bukannya mendorong tetapi disuruh mendorong, karena dia bilang dia ingin terbang seperti supermen ketika sehabis nonton film supermen.


DAFTAR PUSTAKA
• http://white0stalkers.wordpress.com/2010/02/25/sejarah-awal-televisi/
• http://awalmula.com/awal-mula-sejarah-televisi.html

Rabu, 23 Maret 2011

Suku Jawa (Jawa Tengah) dan Suku Sunda (Jawa Barat)

JAWA TENGAH = SUKU JAWA
JAWA BARAT = SUKU SUNDA

Statistik Tahun 2010
Jawa Barat : 5,5 juta
Jawa Tengah : 33 Juta
Suku bangsa Jawa, adalah suku bangsa terbesar di Indonesia. Jumlahnya mungkin ada sekitar 90 juta. Mereka berasal dari pulau Jawa dan terutama ditemukan di provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur. Tetapi di provinsi Jawa Barat banyak ditemukan Suku Jawa, terutama di Kabupaten Indramayu dan Cirebon yang mayoritas masyarakatnya merupakan orang-orang Jawa yang berbahasa dan berbudaya Jawa. Di Lampung, Banten, Jakarta, dan Sumatera Utara populasi mereka juga cukup banyak. Suku Jawa juga memiliki sub-suku, seperti Osing dan Tengger.
Di Indonesia, orang Jawa bisa ditemukan dalam segala bidang, terutama sebagai Pegawai Negeri Sipil dan Militer. Orang Jawa tidak menonjol dalam bidang Bisnis dan Industri. Orang Jawa juga banyak yang bekerja sebagai buruh kasar dan tenaga kerja Indonesia sebagai pembantu rumah tangga dan buruh di hutan-hutan di luar negeri yang mencapai hampir 6 juta orang.
Masyarakat Jawa juga terkenal akan pembagian golongan-golongan sosialnya. Pakar antropologi Amerika yang ternama, Clifford Geertz, pada tahun 1960-an membagi masyarakat Jawa menjadi tiga kelompok: kaum santri, abangan dan priyayi. Menurutnya kaum santri adalah penganut agama Islam yang taat, kaum abangan adalah penganut Islam secara nominal atau penganut Kejawen, sedangkan kaum Priyayi adalah kaum bangsawan. Tetapi dewasa ini pendapat Geertz banyak ditentang karena ia mencampur golongan sosial dengan golongan kepercayaan.
Orang Jawa Tengah memiliki stereotipe sebagai sukubangsa yang sopan dan halus. Tetapi mereka juga terkenal sebagai sukubangsa yang tertutup dan tidak mau terus terang. Sifat ini konon berdasarkan watak orang Jawa yang ingin menjaga harmoni atau keserasian dan menghindari konflik, karena itulah mereka cenderung untuk diam dan tidak membantah apabila terjadi perbedaan pendapat.
Namun, tidak semua orang Jawa memiliki sikap tertutup dan tidak mau berterus terang. Orang Jawa di daerah timur bantaran Sungai Brantas khususnya Kota Surabaya, Kota dan Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Gresik, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Jombang, Kota dan Kabupaten Pasuruan, Kota Batu, Kota dan Kabupaten Malang memiliki watak egaliter, lugas, terbuka, terus terang, apa adanya, dan tidak suka basa-basi.
Bagi masyarakat di pulau Jawa bagian Barat atau lebih dikenal dengan propinsi Jawa Barat, mereka tidak bisa disebut sebagai ‘orang Jawa’ atau berasal dari ‘suku Jawa’. Penduduk di provinsi ini lebih dikenal dengan sebutan ‘orang Sunda’ atau ‘suku Sunda’, sementara daerahnya sering terkenal dengan sebutan ‘Tatar Sunda’, PaSundan, atau ‘Bumi Parahyangan’ dengan Bandung sebagai pusatnya.
Secara fisik sulit dibedakan antara orang Sunda dan orang Jawa yang sama-sama mendiami Pulau Jawa. Perbedaan yang nampak sebagai penduduk Pulau Jawa, akan tampak jelas ditinjau dari segi kebudayaannya, termasuk bahasa, jenis makanan yang disukai dan kesenian yang dimiliki. Berbeda dengan ‘suku Jawa’ yang mayoritas hidup di daerah Jawa Tengah, Yogyakarta dan Jawa Timur, suku Sunda tidak menggunakan bahasa Jawa tetapi bahasa ‘Sunda’.
Bahasa Jawa dan bahasa Sunda jelas memiliki perbedaan yang signifikan. Selain memang mempunyai perbedaan ejaan, pengucapan dan arti, bahasa Jawa lebih dominant dengan penggunaan vocal ‘O’ diakhir sebuah kata baik itu dalam pemberian nama orang atau nama tempat, seperti Sukarno, Suharto, Yudhoyono, Purwokerto, Solo dan Ponorogo. Sementara bahasa Sunda lebih dominant berakhiran huruf ‘A’ seperti Nana Sutresna, Wiranata, Iskandar Dinata, Purwakarta dan Majalaya.
Bagi masyarakat Indonesia pada umumnya, suku Sunda dikenal sebagai masyarakat yang senang memakan sayuran atau daun-daunan sebagai ‘lalaban’ (sayuran yang dimakan mentah-mentah dengan sambal). Bagi orang Sunda, dedaunan dan sambal merupakan salah satu menu utama setiap makan selain tentunya lauk pauk lain seperti ikan dan daging. Selain kebudayaan dan makanan, salah satu karakteristik orang Sunda adalah terkenal dengan karakternya yang lembut, tidak ngotot dan tidak keras. Mereka bersikap baik terhadap kaum pendatang atau dalam bahasa Sunda ‘someaah hade ka semah’.
Karena karakternya yang lembut banyak orang berasumsi bahwa orang Sunda ‘kurang fight’, kurang berambisi dalam menggapai jabatan. Mereka mempunyai sifat ‘mengalah’ daripada harus bersaing dalam memperebutkan suatu jabatan. Tidak heran kalau dalam sejarah Indonesia, kurang sekali tokoh-tokoh Sunda yang menjadi pemimpin di tingkat Nasional dibandingkan dengan Orang Jawa.
Contohnya, tidak ada satupun presiden Indonesia yang berasal dari suku Sunda, bahkan dari sembilan orang wakil presiden yang pernah menjabat sejak zaman Presiden pertama Soekarno sampai sekarang Presiden Yudhoyono, hanya seorang yang berasal dari suku Sunda yaitu Umar Wirahadikusuma yang pernah menjabat sebagai wakil presiden di zaman Presiden Soeharto.
Bila dilihat dari unsur sosial dan budaya seperti tersebut di atas, orang dari tatar Sunda memang tidak sama dengan Jawa, sehingga dengan demikian walaupun tinggal di satu pulau, tetap saja tidak bisa disamakan. Namun nampaknya faktor alam yang “lohjinawi” itulah yang membentuk karakter dan kepribadian seperti itu, sehingga membentuk kultur budaya dan perilaku yang membedakan dengan orang Jawa.
Memahami orang Sunda pada zaman ini merupakan tantangan yang besar bagi sejarawan, antropolog dan sarjana-sarjana yang ingin meneliti tentang kedua suku ini. Bahkan sarjana- sarjana Sunda dan Jawa terkemuka segan untuk mencoba melukiskan karakter dan kontribusi rakyat Sunda dan rakyat Jawa. Agaknya, melalui berbagai cara, masyarakat Sunda dan Jawa telah terserap ke dalam budaya Indonesia. Pendapat saya adalah bahwa kita akan segera mengamati suatu pembaharuan etnis antara orang-orang Sunda dan Jawa yang disertai dengan definisi baru tentang apa artinya menjadi orang Sunda dan orang Jawa.

DAFTAR PUSTAKA
• http://sosbud.kompasiana.com/2010/03/10/suku-jawa/
• http://cupexpert.blogspot.com/2010/12/kenapa-orang-dari-tatar-sunda-tidak-ada.html
• http://www.sabda.org/misi/sejarah_suku_sunda

Rabu, 23 Februari 2011

Teori Matematika Berhubungan Dengan Psikologi


Teori Matematika Berhubungan Dengan Psikologi

Kata matematika berasal dari kata “mathema” dalam bahasa Yunani yang diartikan sebagai “sains, ilmu pengetahuan atau belajar.” Disiplin utama dalam matematika di dasarkan pada kebutuhan perhitungan dalam perdagangan, pengukuran tanah, dan memprediksi peristiwa dalam astronomi. Ketiga kebutuhan ini secara umum berkaitan dengan ketiga pembagian umum bidang matematika yaitu studi tentang struktur, ruang, dan perubahan.
Pelajaran tentang struktur yang sangat umum dimulai dalam bilangan natural dan bilangan bulat, serta operasi aritmatikanya, yang semuanya dijabarkan dalam aljabar dasar. Sifat bilangan bulat yang lebih mendalam dipelajari dalam teori bilangan. Ilmu tentang ruang berawal dari geometri. Dan pengertian dari perubahan pada kuantitas yang dapat dihitung adalah suatu hal yang biasa dalam ilmu alam dan kalkulus.
Dan disini saya ingin memberitahukan dalam kita menganalisis Pengaruh Orang Tua Dengan Hasil Belajar Siswa kita membutuhkan grafik, dan pada dasarnya dalam bidang apapun kita membutuhkan Matematika. Dari kita bangun sampai tidur, dimana-mana apa yang kita lakukan berhubungan dengan angka,walaupun pada dasarnya matematika tidak selalu didominasi dengan angka.
Dibawah ini uji coba yang saya buat dalam penulisan blog tentang teori Matematika yang berhubungan atau diaplikasikan ke psikologi.

DATA NAMA DAN NILAI HASIL UJI COBA SISWA IX IPS 2
PENGARUH ORANG TUA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA
DI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 41

Nama Siswa
Nilai Uji Coba
Irnawati
85
Lamria Raya
85
Bani Sari
80
Dewi
80
Dwi Ayu
80
Selvi Jelita
80
Shelina P
80
Ade Sugiarti
80
Pramitha
70
Rini Agustin
70
Wulandari
70
Nila Purwati
65
Rokhim
65
Vani A
65

Grafik Nilai Hasil Uji Coba
Pengaruh Orang Tua Terhadap Hasil Belajar Siswa

Dengan adanya tabel nilai dan grafik diatas kami menemukan bahwa dari siswa yang intelegensinya tinggi mendapatkan nilai yang bagus dan ada yang standar. Namun, ada juga siswa yang intelegensinya standar mendapatkan nilai yang cukup bagus, sedangkan yang berintelegensi rendah mendapat nilai yang standar. Dari tabel diatas menunjukan bahwa siswa-siswi XI IPS ! mempunyai kreadibilitas yang cukup tinggi dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan yang telah kami uji cobakan.
Berdasarkan data diatas kesimpulan yang perlu dikemukakan sehubung dengan hasil penelitian ini sebagai berikut :
1.   Orang tua, harus selalu memperhatikan perkembangan anaknya dalam belajar.
2.   Guru harus bisa menjadi ibu disekolah dan bisa memaklumi siswa yang daya tangkapnya lemah.
3.   Interaksi sosial dan sikap kekeluargaanya harus terus terjalin antara guru, orang tua, dan siswa.
4.   Siswa juga diharapkan bisa bergaul dengan teman yang baik sehingga kita bisa berkembang kearah yang positif.


Daftar Pustaka